Showing posts with label serba-serbi. Show all posts
Showing posts with label serba-serbi. Show all posts

April 22, 2018

Romantisme Rumah Tangga


Romantis 
Di bawah langit yang sama. Menua bersama. Semoga selalu sehat & bugar sampai usia senja. Aamiin. Bersepeda bareng. Setelah itu ke Gym bareng. Aku senam Aerobik&Zumba. Aa fitnes. 😍😘
Aa mah rajin banget memotivasiku buat olahraga, disuruh ikut senam Zumba yang bener2 senam, yang MasyaAllah gerakannya bikin keringat bercucuran. Ternyata di badan enak banget. Bawaannya seger.

October 22, 2016

Perjuangan Mutasi

Perjuangan panjang itu bernama mutasi.
Mutasi atau pindah kerja antar instansi antar provinsi ini benar-benar menguras seluruh energi dan pikiranku. Yang utama adalah pikiran. Hampir-hampir tiap saat kepikiran banget. Sebegininya ya ikhtiar seorang PNS perempuan sebagai seorang istri yang memperjuangkan agar tetap bisa bekerja namun dekat dengan suami sang belahan jiwa. Saya dan suami memang LDR sejak awal menikah karena posisi kami sudah sama-sama PNS. Saya PNS Pemda Kab. Tegal, sedangkan suami PNS Kementerian Keuangan Jakarta.
Perjuangan panjang ini dimulai dengan pengajuan surat mutasi. Bulan Januari 2016 saya mengajukan surat permohonan mutasi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Alasan mutasi ke Pemda Kab. Bogor supaya dekat dengan rumah. Ya kami sudah membeli rumah di Bojonggede Bogor. Pada saat pengajuan saya mendapat izin/rekomendasi dari atasan langsung saya.
Setelah pengajuan itu, bulan April 2016 saya di-sms oleh BKPP Kab Bogor, saya diminta untuk mengambil surat undangan tes mutasi yang bertempat di ruang rapat Setda Kab. Bogor. Saat itu suami saya yang saya minta untuk mengambil surat undangannya. 
Saya masih ingat betul tanggal 17 April 2016 saya menjalani tes mutasi, dimulai pukul 08.00 berakhir pukul 15.00. Soalnya banyak banget boooo. Subhanallah 400 ratus soal adalah. tapi ada semangat tersendiri karena pada saat tes di luar Gedung Setda sang suami ma Rafi anak pertama saya menunggui saya yang sedang mengerjakan tes mutasi.
Bulan Juni diumumkan bahwa saya lulus tes mutasi, dan diberi waktu 1 tahun untuk mengurus segala sesuatunya. Itu artinya saya dikasih waktu cuma sampai Juni 2017 untuk menyelesaikan urusan mutasi ini.

Akhirnya bergeraklah.
Saya menghadap atasan saya langsung yang memang baru diganti. Dan ternyata tanggapannya tidak seperti yang saya harapkan. Berbeda dengan atasan saya yang sebelumnya yang meng-acc, atasan saya yang baru tidak meng-acc. Sedih. Ah sudah pasti.
Sebulan berlalu dan atasan langsung saya tidak bergeming.
Kemudian saya dan suami menghadap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal. Alhamdulillah langsung acc. Pak Hen bilang tidak sepatutnya seseorang menahan seorang PNS karena mau mutasi ikut suami. Yaa memang ketika sudah mengajukan mutasi, mulai tidak fokus mengerjakan kerjaan di sini. Terima kasih Pak dr. Hendadi Setiaji, M.Kes. Jasa baik bapak semoga menjadi catatan amal kebaikan dan hanya Allah yang membalasnya.

Surat Persetujuan Mutasi dari Kepala Dinas Kesehatan

Proses mutasi terus berlanjut. Surat rekomendasi Kadinkes dan Berkas-berkas pendukungnya saya bawa ke BKD Kabupaten Tegal. Saya dan suami bertemu dengan Kasie Mutasi, Kabid Mutasi, dan Sekda. Semua meng-acc. Alhamdulillah 2 minggu kemudian saya menerima surat persetujuan dari Bupati.

Surat Persetujuan Mutasi dari Bupati Tegal

Untuk selanjutnya maju ke BKD Provinsi Jawa Tengah. Di sini tidak lama. Ketika berkas lengkap diterima oleh Bu Narti, diproses, dan 3 hari kemudian surat sudah jadi.

Surat-surat dari BKD Provinsi Jawa Tengah

Setelah dari BKD Provinsi Jateng, pengajuan mutasi dilanjutkan ke BKD Provinsi Jawa Barat dan BKN Regional III di Bandung. Setelah itu tinggal menunggu SK penempatan.
Alhamdulillah untuk semua kemudahan ini Yaa Allah. Walaupun dalam perjalanannya ada yg mengecilkan arti perjuanganku. Yaa ada yg bilang ngurus mutasi antar provinsi mah harus bayar puluhan juta biar acc apalagi gak ada koneksi pejabat sama sekali. Dia lupa ada Allah. Allah-lah yang menggerakkan tangan2 itu untuk meng-acc berkasku. Keberkahan hidup itu harus dimulai dengan cara yg benar, tidak melulu segala sesuatu harus dg uang kan? Aku menjadi PNS dengan cara yg benar, mutasi pun harus dengan cara yg benar. Gusti Allah mboten sare. Alhamdulillah Yaa Allah kuterima surat-surat ini dengan penuh syukur. MasyaAllah tabarakallah.

@niessyah
~Slawi, Oktober 2016~

March 01, 2016

Biasa Tapi Berbahaya

"Baca ini bener-bener menjadi pengingat diri, kadang saking akrabnya sama teman, tak sadar berkomentar asal. Harus benar-benar jaga lidah. Menurut  Imam Ghazali, yang paling tajam di dunia ini adalah lidah. Benar saja. Kadang tanpa kita sadari kita telah menyakiti, bahkan menghancurkan hidup orang lain. Berhati-hatilah menjaga lidah."

Repost dari grup:
Sekilas terdengar "biasa" tapi bisa berbahaya.....
1. Saudara laki-lakinya bertanya saat kunjungan seminggu setelah ia melahirkan:
"Hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan?"
"Tidak ada." Jawabnya pendek
Saudara laki2nya berkata lagi, "masa sih... ? apa engkau tidak cukup berharga di mata suamimu......?? Aku saja sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa".
Siang itu... ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk di rumah.. Keduanya lalu terlibat pertengkaran... Sebulan kemudian... Antara suami istri ini terjadi perceraian..
Dari mana sumber masalahnya .??
Kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki2 sang istri....

2. Saat arisan seorang ibu bertanya,
"Rumahmu ini apa tidak terlalu sempit..........?? bukankah anak-anakmu banyak??"
Rumah yang tadinya terasa lapang sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya...
Ketenangan pun hilang saat keluarga ini mulai terbelit hutang kala mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank.
Darimana masalah ini bermula........?
Dari komentar seorang ibu saat arisan.

3. Seorang teman bertanya, ''Berapa gajimu sebulan kerja di toko si fulan??"
Ia menjawab, "1 juta rupiah."
"Cuma 1 juta rupiah...?? Sedikit sekali ia menghargai keringatmu.. apa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu......??"
Sejak saat itu ia jadi membenci pekerjaannya.
Ia lalu meminta kenaikan gaji pada pemilik toko : tapi pemilik toko menolak dan mem-PHK nya.
Kini ia malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran.
Darimanakah permasalahan ini berawal...?
Dari pertanyaan seorang teman

4. Seseorang bertanya pada kakek tua,
"Berapa kali anakmu mengunjungimu dalam sebulan..........??"
Si kakek menjawab, "sebulan sekali".
Sang penanya menimpali, "wah keterlaluan sekali anak-anakmu itu. Di usia senjamu ini seharusnya mereka mengunjungimu lebih sering".
Hati si kakek menjadi sempit padahal tadinya ia amat rela terhadap anak-anaknya.
Ia jadi sering menangis dan ini memperburuk kesehatan dan kondisi badannya...
Darimana masalah ini berawal.....?

Apa sebenarnya keuntungan yang kita dapat ketika bertanya seperti pertanyaan2 di atas....??
Jagalah diri dari mencampuri kehidupan orang lain. Mengecilkan dunia mereka.
Menanamkan rasa tak rela pada apa yang mereka miliki. Mengkritisi penghasilan dan keluarga mereka. dst dst.
Kita akan menjadi agen kerusakan di muka bumi dengan cara ini.
Bila ada bom yang meledak cobalah intropeksi diri.
Bisa jadi kitalah yang menyalakan sumbunya....

January 31, 2015

Quote Hari Ini

Abaikan saja orang-orang yang membencimu
Waktumu dinanti oleh mereka yang mencintaimu
Jangan sampai ruang hatimu penuh disesaki rasa iri dan benci
Hingga hampir-hampir tak menyisakan ruang untuk yang dicintai
Untuk apa memendam kekesalan?
Kita menderita dia tertawa
Kita sengsara dia ceria
Lebih baik memendam rindu?
Dia tertawa kita bahagia
Dia ceria kita sempurna

Dikutip dari Facebook : Ustadz Felix Siauw

January 10, 2015

Cara Download Video dari Youtube

Akhir-akhir ini suka download-in video-video Cerita Anak Muslim atau yang lainnya untuk ditonton oleh Rafi. Rafi tipe yang cepat hafal dan cepat bosen. Kadangkala kalau 1 video udah diputer 2 kali, dia nggak mau lagi untuk menontonnya. Hehe. Alhasil, umminya harus download bermacam-macam video dari Youtube karena video dari DVD Doa Anak Muslim sudah nggak mau ditontonnya.

May 05, 2013

Dunia Baru, Dunia PerASIP-an

Wanita bekerja di luar rumah bukanlah menjadi halangan untuk tetap memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati tercinta. Bayi sejak baru lahir sampai dengan 6 bulan seharusnya memang hanya diberikan ASI saja tanpa makanan pendamping lain atau susu formula. Walaupun bayi ditinggal kerja oleh si ibu, namun bayi tetap dapat mengkonsumsi ASI melalui ASI Perah.


February 20, 2009

Cantik Itu Mudah Dan Murah

Mendengar kata cantik, mungkin benak kita langsung membayangkan sosok tinggi- langsing, berkulit halus-lembut, dan memiliki wajah seindah purnama. Persis seperti model iklan kosmetika di televisi. Berjuta-juta perempuan dengan wajah pas-pasan iri dan tergoda mencoba kosmetika tersebut. Apalagi narasi iklan sering menggambarkan begitu banyaknya laki-laki tampan tertarik padanya. Secara tak langsung iklan tersebut berkampanye; seperti inilah perempuan idaman laki-laki.

Kebanyakan orang menilai cantik tidaknya perempuan hanya dari fisik semata. Dan beruntunglah mereka yang dianugerahi rupa seindah mutiara. Tapi, bagaimana dengan mereka yang punya jasmani pas-pasan? Betapapun mereka sudah menggunakan kosmetik mahal, sulit menandingi perempuan yang sejak lahir sudah cantik.

Ada cara yang mudah dan murah untuk membuat perempuan cantik, meskipun secara fisik mereka kurang menarik. Yang pertama kali harus dilakukan adalah mendefinisikan kembali makna cantik tersebut. Cantik bukan masalah fisik semata. Kecantikan sejati juga bisa diraih dengan memaknakan kecantikan sebagai berikut:

1. Kecantikan perempuan ada dalam iman taqwanya yang menyejukkan mata kaum laki-laki.

Seorang perempuan yang menghias jasmaninya dengan iman da taqwa akan memancarkan cahaya surga. Dengan kepatuhannya menjalankan ibadah, ia akan memesona. Yang kuasa akan memberikannya kecantikan abadi, magnet alami. Tak perlu kosmetik, parfum atau penampilan berlebih, laki-laki akan tertarik padanya.

2. Kecantikan perempuan ada pada kehangatan sikapnya yang mampu menggetarkan sensifitas dan kecintaan pria

Secara umum laki-laki memang responsif terhadap perempuan yang bagus fisiknya. Tapi ketertarikan itu tak kekal, bisa membuat laki-laki bosan. Kehangatan kasih sayang dan cinta kasih yang tuluslah yang akan membuat sang pria nyaman berada di sisinya. Tak bisa
melupakannya.

3. Kecantikan Perempuan ada pada kelembutan sikapnya

Kelembutan bukan berarti lembek dan manja. Kelembutan seperti roti. Meskipun sedikit, tapi mengenyangkan. Dari toko roti manapun roti berasal, ia tetap lembut. Jadi perempuan dari suku manapun bisa tetap lembut pada pasangannya, pada anak-anaknya. Asalkan ia mau berusaha.

4. Kecantikan perempuan berada dalam pandangannya yang teduh dan
suaranya yang hangat.

Walau mata tak seindah bintang kejora, setiap perempuan bisa memiliki mata embun. Teduh. Sejuk. Tak gampang emosi. Menyikapi tingkah laku sekitarnya secara bijak. Ia selau berprasangka baik. Perkatannya bukan pisau yang menikam. Perkataannya adalah bara yang menyalakan semangat di dada. Tak ada kata sia-sia yang terucap dari bibirnya.

5. Kecantikan perempuan berada dalam senyumannya yang menambah
kecantikannya dan membuat gembira hati orang yang melihatnya

Senyum adalah sedekah. Murah senyum tanpa bermaksud menggoda apalagi berlebihan bisa membuat wajah indah. Meskipun berwajah rupawan, tapi jika malas tersenyum, hanya aura negatif yang akan ditangkap oleh orang-orang di sekitarnya

6. Kecantikan perempuan berada pada intelektualitasnya

Ukuran intelektual bukan pada gelar sarjananya atau di mana ia pernah menuntut. Banyak ilmu-ilmu yang bisa dipungut dari sekitar, yang membuat si perempuan mejadi cerdas. Kehidupan adalah sekolah yang tak pernah tamat sebelum ajal menjelang. Tak ada sekolah untuk menjadi istri yang baik. Tak ada universitas yang melahirkan ibu yang baik. Ruang dan waktulah yang akan menempa perempuan mejadi istri dan ibu yang baik.

7. Kecantikan perempuan berada pada seberapa jauh pengetahuannya akan
tanggung jawabnya terhadap keluarga, rumah, anak-anak , masyarakat
dan umat manusia

Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Seberapa jauh pengetahuan seorang perempuan akan terlihat dari tingkah laku keluarganya. Ia selalu berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Mengambil peran penting dalam rangka memperbaiki lingkungan. Lihatlah laki-laki sukses di jagat raya. Dibalik kesuksesannya, pasti ada perempuan tangguh di menemani. Menjadi pendukung nomor satu, tempat kembali saat sang pahlawan lelah berjuang.

8. Kecantikan perempuan berada pada kemampuan dan keinginannya untuk
memberi.

Orang bisa miskin harta, tapi ia bisa kaya hati. Selalu memberi, tanpa mengharap imbalan yang berarti. Ia senang ketika orang lain senang. Ia sedih ketika orang lain sedih. Kemurahan hatinya membuat wajahnya bersinar. Membuat ia selalu dirindukan, meskipun sosoknya
biasa-biasa saja.

Mungkin masih banyak kecantikan lain yang tercecer. Tapi dengan kecantikan-kecantikan ini, perempuan manapun bisa tampil memikat. Mudah caranya, murah biayanya.

Satu hal yang paling penting, kecantikan-kecantikan ini sifatnya abadi. Akan dikenang meskipun si perempuan telah tiada. Tidak seperti kecantikan lahiriah yang sementara. Setelah tua, ketika senja menyapa, ia tak menarik lagi. Manakah yang akan Anda pilih?
Kecantikan sementara atau kecantikan abadi?

December 12, 2007

Doa Minta Jodoh

Ya Allah.......
kalau dia memang jodohku,
dekatkanlah....

Tapi kalau bukan jodohku,
Jodohkanlah...

Jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah kami jodoh...

Kalau dia bukan jodohku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain selain aku...

Kalau dia tidak bisa dijodohkan denganku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain, biarkan dia
tidak berjodoh sama seperti diriku,

Dan saat dia telah tidak memiliki jodoh,
jodohkanlah kami kembali...

Kalau dia jodoh orang lain,
putuskanlah, Jodohkanlah denganku..

Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
biar orang itu ketemu jodoh dengan yang lain dan
kemudian

Jodohkanlah kembali dia denganku...

Amiiin..



Huehehehehe...maksa banget ya???

December 11, 2007

Cinta

Mencintai dicintai fitrah manusia
Setiap insan di dunia akan merasakannya
Indah ceria kadang merana itulah rasa cinta

Berlindunglah pada Alloh dari cinta palsu
Melalaikan manusia hingga berpaling dari-Nya
Menipu daya dan melenakan sadarilah wahai kawan

Cinta adalah karunia-Nya bila dijaga dengan sempurna
Resah menimpa gundah menjelma jika cinta tak dipelihara

Cinta pada Alloh cinta yang hakiki
Cinta pada Alloh cinta yang sejati
Bersihkan diri gapailah cinta Cinta Ilahi


--diambil dari sebagian lirik nasyid cinta-the fikr--

December 08, 2007

Manajemen Stress

Menarik ketika aku membaca sebuah tulisan tentang manajemen stress oleh Steven Covey. Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress Steven Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira-kira segelas air ini?" Jawaban yang diberikan oleh murid-muridnya bervariasi, ada yang bilang 200 gram bahkan 500 gram.
Lalu Steven Covey berkata bahwa hal itu bukan berat absolutnya, tetapi tergantung berapa lama memegangnya. Benar juga ya? Semakin lama dipegang, maka akan semakin terasa berat. Mungkin jika hanya dipegang selama satu menit tidak akan menjadi masalah, tetapi jika dipegang selama sehari itu akan menjadi masalah.
Sama halnya dengan masalah yang kita hadapi, jika kita bawa beban itu terus menerus bukan tidak mungkin jika itu akan meningkat beratnya.
"Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi.
Jadi ingat mata kuliah K3 dulu. Beban seperti ini akan menjadi hazard psikologis jika tidak ada upaya pengendaliannya. Ya...dengan manajemen stress lah caranya.

June 15, 2006

Doa Seorang Kekasih

Oh Tuhan, seandainya telah Kau catatkan
Dia milikku, tercipta untuk diriku
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan
Ya Allah, ku mohon
Apa yang telah
Kau takdirkan
Ku harap dia adalah yang terbaik buatku
Kerana Engkau tahu segala isi hatiku
Pelihara daku dari kemurkaanMu

Ya Tuhanku, yang Maha Pemurah
Beri kekuatan jua harapan
Membina diri yang lesu tak bermaya
Semaikan setulus kasih di jiwa
Ku pasrah kepadaMu
Kurniakanlah aku
Pasangan yang beriman
Bisa menemani aku
Supaya ku dan dia
Dapat melayar bahtera
Ke muara cinta yang Engkau redhai

Ya Tuhanku, yang Maha Pengasih
Engkau sahaja pemeliharaku
Dengarkan rintihan hambaMu ini
Jangan Engkau biarkan ku sendiri
Agarku bisa bahagia
Walau tanpa bersamanya
Gantikanlah yang hilang
Tumbuhkan yang telah patah
Ku inginkan bahagia
Di dunia dan akhirat
PadaMu Tuhan ku mohon segala

June 14, 2006

Wajah, Pentingkah?

Simpatik, dewasa, menyenangkan, bisa memahami, enak diajak bicara dan yang paling penting, mencintai! Meski memenuhi segala persyaratan yang memungkinkan orang menyukainya dengan segala kelebihan diatas, namun terdapat satu kekurangan pada dirinya, wajahnya yang terlalu biasa. Sehingga hal kecil (soal wajah) yang sebenarnya tidak terlalu penting itu menjadi ganjalan untuk memberikan sikap balasan yang sepadan, mencintainya pula. Sebagian orang menganggap wajah menarik -cantik ataupun tampan- adalah menyenangkan. Sekilas tampak berbeda memang, meski hanya sebatas itu kelebihan yang dimilikinya. Bagi setiap mata yang memandang keelokan paras seseorang, memungkinkan setiap pemilik mata itu suka bahkan jatuh cinta!Menentukan pilihan untuk dijadikan calon pendamping hidup terkadang membingungkan bagi sebagian wanita. Antara memilih yang memiliki pemahaman bagus akan agamanya (sholeh) tetapi tidak berwajah tampan atau mengharap yang rupawan tetapi kurang pemahamannya akan berbagai hal, baik itu agama, pengetahuan umum serta sikap simpatik dan kedewasaannya. Tentu jika boleh memilih, pasti memilih yang menarik rupanya, pintar, sholeh pula.Masalahnya sekarang, entah sampai kapan pilihan-pilihan dengan berbagai sisi kekurangan itu kerap terjadi. Sebenarnya, seberapa pentingkah wajah seorang laki-laki bagi wanita? Sebab, banyak wanita yang hingga saat ini meyakini bahwa wajah merupakan cerminan batin. Keyakinan seperti ini memang agak sulit ditolak, meski dalam beberapa hal, juga harus diakui, bahwa batin seseorang terlalu luas untuk dicerminkan hanya dalam seraut wajah. Atau pemahaman sebaliknya, wajah terlalu sempit untuk bisa mengungkapkan seluruh isi hati dan jiwa seseorang.Tetapi, memang sudah kodratnya, mata diciptakan untuk cenderung dan suka pada hal-hal yang indah. Tak mengherankan pula bila setiap wanita berharap, dibalik wajah rupawan seorang lelaki tersimpan jiwa yang indah pula, yang mana hal itu acapkali menjadi harapan setiap wanita dalam mencari pasangan hidup.Seberapa penting wajah seorang lelaki bagi wanita?Saat anda berkenalan dan hendak memulai suatu hubungan, wajah memang seringkali menimbulkan rasa simpati. Melihat wajah seseorang yang bersih, terlebih tampan, kita akan merasa senang, dan betah berlama-lama untuk berbincang, tentu tidak sedikit wanita yang sekaligus melambungkan angan. Tetapi, untuk hubungan yang dalam, intens dan berisi harapan-harapan yang berkelanjutan ke jenjang rumah tangga, bukankah wajah menjadi faktor yang kesekian? Kita mulai mengukur kepribadiannya, pola fikirnya, keluarganya dan pendiriannya, bahkan jika perlu kadar romantisnya. Untuk sementara, kesampingkan faktor wajah! Pribadi dan pendirian seorang lelaki yang bisa memberi rasa damai, aman serta penghargaan, yang lebih kita butuhkan dibanding \'selembar\' wajah. Apalagi jika ketampanan itu tak memancarkan keteduhan dan perlindungan serta pribadi yang kokoh.Pertanyaannya kemudian adalah, adakah anda merasa lebih memerlukan kerupawanan wajah untuk dibanggakan meski ia tidak memiliki pribadi yang berarti buat anda. Atau kepribadian dan pendirian seorang lelaki yang utuh, yang meneduhkan yang memungkinkan bisa selamanya dibanggakan. Hal ini sebenarnya bukan masalah yang sulit bagi kita, jika ukuran kita adalah hubungan yang didasari oleh perasaan perlu akan kedamaian, ketenangan, penghargaan, dan tentu saja kecerdasan. Jika ukuran hubungan anda adalah beberapa faktor di atas, lupakanlah kekaguman pada wajah, dan raihlah pribadi yang tak menyembunyikan pesona batiniahnya dalam seraut wajah. Apalagi kita tahu, semua yang terhampar dalam wajah hanya akan terlihat bersinar tidak lebih dari duapuluh tahun. Tetapi kepribadian seseorang yang utuh, setidaknya bertahan lebih dari itu. Jadi, silahkan pilih... (bay/Ingatan)

Sumber : http://www.eramuslim.com/